Postingan

Penentuan Vigor Benih Waluh (Cucurbita maschata) Melalui Uji Tetrazolium

Gambar
PENDAHULUAN Latar Belakang Pertambahan jumlah penduduk yang semakin banyak menuntut adanya pemenuhan kebutuhan yang semakin tinggi. Salah satu kebutuhan yang sekarang menjadi perhatian dunia internasional adalah masalah ketercukupan bahan pangan. Indonesia sebagai negara agraris memiliki banyak potensi untuk menanggulangi hal tersebut. Banyak sumber bahan pangan yang dapat dihasilkan, namun selama ini belum dioptimalkan secara maksimal. Salah satu sumber bahan pangan tersebut adalah waluh ( Cucurbita moschata atau Pumpkin (Ingg.)).  Di Indonesia banyak varietas tanaman waluh yang dibudidayakan oleh petani. Tanaman waluh biasanya dibudidayakan dilahan kering dan hanya sebagai tanaman sekunder ketika musim kemarau menjelang. Tanaman waluh memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi dan sangat mungkin dijadikan makanan alternatif namun, produktivitas yang dihasilkan ditingkat petani masih rendah. Hal ini disebabkan daya tariknya masih kurang dan rendahnya mutu benih yang ...

Metode Ekstraksi DNA Tanaman

Gambar
PENDAHULUAN Metode ini hanya untuk sampel daun tanaman. Untuk beberapa tanaman  terutama yang  mengandung  senyawa  fenolik  tinggi  harus  berasal  dari  daun  kecambah  setelah  kotiledon. B ahan  ekstraksi  dan  dilusi  merupakan  bahan  kit dari  Sigma-Aldrich.  Modifikasi  dilakukan  dengan  melakukan  presipitasi dengan etanol absolute dan pencucian dengan campuran  chloroform  isoamylalkohol. Gambar Pellet DNA ( Sumber :  http://tissuecultureandorchidologi.blogspot.com/view/classic ) Beberapa defenisi yang perlu diketahui adalah : DNA merupakan molekul utama yang mengkode semua informasi yang dibutuhkan untuk proses metabolisme dalam organisme dan tersusun atas gula deoksiribosa, basa nitrogen dan fosfat yang tergabung membentuk nukleotida. Ekstraksi adalah p roses  pemisahan  suatu  penyusun  yang diing...

Pengujian Vigor Benih Kedelai dengan Metode Pengusangan Cepat Terkontrol (PCT)

Gambar
PENDAHULUAN  Latar Belakang  Komoditas pertanian yang sangat penting dikembangkan saat ini adalah kedelai yang mempunyai manfaat yang multi guna. Kedelai dapat dikonsumsi langsung dan dapat juga digunakan sebagai bahan baku agroindustri dan untuk keperluan industri pakan ternak.  Kebutuhan kedelai nasional Indonesia meningkat tiap tahunnya dan telah mencapai 2,2 juta ton per tahun, sementara produksi dalam negeri baru mampu memenuhi kebutuhan 35–40%, sehingga kekurangannya dipenuhi dari impor (1,2 juta ton). Pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi kedelai melalui berbagai program, diantaranya berupa menghasilkan inovasi teknologi yang mendukung program meningkatan produksi kedelai (Setneg 2010).  Salah satu faktor yang membatasi produksi kedelai di Indonesia adalah ketersediaan benih bermutu. Kemunduran benih yang cepat selama penyimpanan mengurangi penyediaan benih bermutu tinggi. Benih kedelai memerlukan penanganan khusus karena sifatn...