Postingan

Menampilkan postingan dengan label after ripening

Penentuan Vigor Benih Waluh (Cucurbita maschata) Melalui Uji Tetrazolium

Gambar
PENDAHULUAN Latar Belakang Pertambahan jumlah penduduk yang semakin banyak menuntut adanya pemenuhan kebutuhan yang semakin tinggi. Salah satu kebutuhan yang sekarang menjadi perhatian dunia internasional adalah masalah ketercukupan bahan pangan. Indonesia sebagai negara agraris memiliki banyak potensi untuk menanggulangi hal tersebut. Banyak sumber bahan pangan yang dapat dihasilkan, namun selama ini belum dioptimalkan secara maksimal. Salah satu sumber bahan pangan tersebut adalah waluh ( Cucurbita moschata atau Pumpkin (Ingg.)).  Di Indonesia banyak varietas tanaman waluh yang dibudidayakan oleh petani. Tanaman waluh biasanya dibudidayakan dilahan kering dan hanya sebagai tanaman sekunder ketika musim kemarau menjelang. Tanaman waluh memiliki kandungan gizi yang sangat tinggi dan sangat mungkin dijadikan makanan alternatif namun, produktivitas yang dihasilkan ditingkat petani masih rendah. Hal ini disebabkan daya tariknya masih kurang dan rendahnya mutu benih yang ...

PENGARUH PERLAKUAN PEMATAHAN DORMANSI DAN MEDIA PERKECAMBAHAN TERHADAP VIABILITAS BENIH TERUNG (Solanum melongia L)

Gambar
PENDAHULUAN Latar Belakang Tanaman sayuran mengandung nilai gizi tinggi yang dibutuhkan oleh manuasia karena dapat meningkatkan daya cerna metabolisme serta menimbulkan daya tahan terhadap gangguan penyakit atau kelemahan jasmani lainnya. Salah satu tanaman sayuran yang memiliki nilai gizi yang cukup tinggi adalah terung ( Solanum melongia L. ). Menurut Soetasad dan Muryanti (1999), terong sebagai salah satu sayuran memiliki nilai gizi yang cukup tinggi, yaitu belturut-turut untuk energi, protein, lemak dan karbohidrat adalah 24 kal, 1.1 g, 0.2 g, dan 5.5 g untuk setiap 100 g bahan. Terung termasuk dalam famili Solanaceae seperti cabai dan tomat. Benih-benih dari famili tersebut mengalami after ripening yang menyebabkan dormansi dimana kondisi benih tidak berkecambah walaupun ditanam pada kondisi yang optimum. Setiap jenis tanaman dapat mengalami dormansi selama beberapa hari, semusim bahkan sampai beberapa tahun tergantung jenis dormansinya. Pertumbuhan tidak akan terjadi ...